JAKARTA - Aktivitas distribusi logistik nasional menjelang Idulfitri menunjukkan peningkatan signifikan di jalur penyeberangan Merak–Bakauheni.
Arus kendaraan barang yang hendak menuju Pulau Sumatera tampak mendominasi kawasan pelabuhan sejak pagi hingga malam hari. Situasi ini menjadi gambaran tingginya mobilitas logistik demi menjaga pasokan kebutuhan pokok tetap aman.
Aktivitas penyeberangan di PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak terpantau padat pada Kamis, 26 Februari 2026. Kepadatan didominasi truk ekspedisi dan kendaraan logistik yang akan menyeberang menuju Pulau Sumatera melalui lintasan Merak–Bakauheni. Arus kendaraan berat tersebut terus berdatangan secara bertahap sepanjang hari.
Lonjakan antrean kendaraan angkutan barang ini terjadi seiring meningkatnya permintaan distribusi kebutuhan pokok dan barang dagangan menjelang Idulfitri. Antrean truk terlihat mengular mulai dari dermaga eksekutif hingga dermaga reguler. Kondisi ini mencerminkan percepatan pengiriman barang oleh para pelaku usaha.
Peningkatan Arus Logistik di Kawasan Pelabuhan
Tidak hanya di area dermaga satu hingga tujuh, kepadatan juga terjadi di sejumlah kantong parkir, termasuk area Kajima dan lokasi penyangga lainnya di dalam kawasan pelabuhan.
Kendaraan barang memadati hampir seluruh titik strategis yang tersedia untuk penampungan sementara. Situasi tersebut membuat pengaturan arus menjadi lebih intensif dibandingkan hari biasa.
Pada malam hingga pagi hari, antrean kendaraan bahkan sempat meluber hingga ke luar area pelabuhan. Truk-truk besar tampak berbaris rapi menunggu giliran masuk ke area bongkar muat. Kondisi itu menunjukkan tingginya volume kendaraan logistik yang hendak menyeberang.
Peningkatan volume kendaraan logistik menuju Sumatera disebabkan para pelaku usaha mempercepat distribusi barang guna memenuhi kebutuhan pasar menjelang Lebaran.
Strategi ini dilakukan agar pasokan tetap tersedia ketika permintaan masyarakat meningkat tajam. Dengan pengiriman lebih awal, pelaku usaha berharap distribusi tetap stabil.
Pengakuan Sopir Truk Soal Antrean
Salah seorang sopir truk, Rudi, mengaku telah mengantre sejak pagi dari kawasan Cikuasa Atas. Ia menjadi bagian dari ratusan pengemudi yang berupaya menyeberang membawa muatan logistik. Menurutnya, antrean panjang sudah menjadi hal yang kerap terjadi menjelang periode mudik.
“Sudah antre dari pagi di Cikuasa Atas. Sampai sekarang masih pelan-pelan jalan menuju pelabuhan untuk menyeberang ke Sumatera,” ujarnya. Ia menyampaikan bahwa laju kendaraan bergerak perlahan mengikuti arahan petugas di lapangan. Meski demikian, ia tetap berupaya menjaga ketertiban selama proses antrean berlangsung.
Ia menambahkan, kepadatan menjelang arus mudik memang kerap terjadi. Banyak angkutan logistik memilih melakukan pengiriman lebih awal agar tidak terjebak kemacetan saat puncak arus mudik. Langkah tersebut dinilai sebagai strategi antisipasi menghadapi lonjakan kendaraan penumpang nantinya.
“Menjelang arus mudik memang sering terjadi. Banyak angkutan logistik yang sengaja mengirim lebih awal barang ke Pulau Sumatera agar tidak terjebak kemacetan saat arus mudik nanti,” ucapnya. Pernyataan itu menggambarkan kebiasaan para pelaku distribusi dalam mengatur jadwal pengiriman. Dengan demikian, risiko keterlambatan dapat ditekan semaksimal mungkin.
Upaya Percepatan Layanan Penyeberangan
Untuk mengurai antrean, operator pelabuhan mempercepat proses bongkar muat di setiap dermaga. Optimalisasi layanan dilakukan agar waktu tunggu kendaraan tidak semakin panjang. Koordinasi antarpetugas lapangan juga ditingkatkan guna memastikan kelancaran arus masuk dan keluar kapal.
Saat ini, sebanyak dua puluh delapan kapal dioperasikan guna melayani penyeberangan lintas Merak–Bakauheni dan menjaga kelancaran arus distribusi barang. Armada tersebut bekerja secara bergantian untuk mempercepat proses penyeberangan kendaraan logistik. Pengoperasian kapal tambahan menjadi bagian dari langkah antisipatif menghadapi lonjakan permintaan.
Keberadaan kapal-kapal tersebut diharapkan mampu menekan penumpukan kendaraan di area dermaga. Dengan frekuensi keberangkatan yang lebih rapat, waktu tunggu dapat dipersingkat. Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas distribusi kebutuhan pokok menjelang hari raya.
Distribusi Tetap Terjaga Jelang Idulfitri
Kondisi padatnya kendaraan barang di Merak mencerminkan tingginya aktivitas ekonomi menjelang Lebaran. Permintaan pasar yang meningkat mendorong percepatan pengiriman berbagai komoditas penting ke Sumatera. Situasi ini sekaligus menunjukkan peran strategis jalur penyeberangan Merak–Bakauheni dalam rantai pasok nasional.
Meski antrean terjadi, proses penyeberangan tetap berjalan sesuai pengaturan yang diterapkan operator pelabuhan. Petugas di lapangan terus mengarahkan kendaraan agar tetap tertib dan tidak mengganggu arus utama. Upaya tersebut dilakukan demi memastikan distribusi logistik tetap lancar.
Dengan percepatan layanan dan pengoperasian puluhan kapal, arus pengiriman barang diharapkan tetap terkendali hingga mendekati puncak mudik.
Para sopir dan pelaku usaha pun memilih mengirim lebih awal sebagai bentuk antisipasi. Langkah bersama ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan barang dan stabilitas pasokan selama perayaan Idulfitri.