Tol Bocimi

Kehadiran Tol Bocimi Seksi 3 Permudah Perjalanan Mudik Lebaran Tahun Ini

Kehadiran Tol Bocimi Seksi 3 Permudah Perjalanan Mudik Lebaran Tahun Ini
Kehadiran Tol Bocimi Seksi 3 Permudah Perjalanan Mudik Lebaran Tahun Ini

JAKARTA - Percepatan pembangunan infrastruktur terus dilakukan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang kian meningkat. 

Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah Jalan Tol Ciawi–Sukabumi yang dinilai strategis bagi wilayah selatan Jawa Barat. Menjelang Lebaran 2026, progres terbarunya membawa kabar baik bagi para pengguna jalan.

Pembangunan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat terus menunjukkan progres signifikan. Hingga saat ini, konstruksi fisik ruas sepanjang 13,7 kilometer tersebut telah mencapai 71,95 persen. Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa proyek berjalan sesuai target yang direncanakan.

Segmen Cibadak hingga Sukabumi Barat merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi dengan total panjang 54 kilometer. Jalur bebas hambatan ini menghubungkan kawasan Ciawi di Kabupaten Bogor dengan wilayah Sukabumi. Kehadirannya diharapkan menjadi solusi jangka panjang atas kepadatan lalu lintas yang selama ini terjadi.

Persiapan Fungsional Saat Lebaran

Dalam perkembangannya, sebagian Seksi 3 tepatnya ruas Cibadak hingga Akses Karangtengah sepanjang 4,9 kilometer tengah dipersiapkan untuk beroperasi secara fungsional. 

Jalur ini rencananya dibuka tanpa tarif selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026 guna mendukung kelancaran lalu lintas. Langkah ini diambil sebagai upaya mengurai kepadatan kendaraan saat momen puncak perjalanan.

"Sebagian seksi 3, yakni Cibadak-Akses Karangtengah sepanjang 4,9 kilometer saat ini tengah dipersiapkan untuk difungsionalkan sementara tanpa tarif selama periode arus mudik Lebaran 2026 guna mendukung kelancaran lalu lintas," tulis Badan Pengatur Jalan Tol dalam Instagram resminya. 

Pernyataan tersebut menegaskan komitmen percepatan agar jalur dapat dimanfaatkan masyarakat. Pengoperasian sementara ini diharapkan memberi dampak langsung terhadap kelancaran arus kendaraan.

Kabar tersebut juga dikonfirmasi oleh Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Sukabumi, Wendi Ismawan. Ia menjelaskan bahwa informasi dari pengelola proyek, PT Trans Jabar Tol, menyebutkan rencana uji coba akan dilakukan lebih awal. Dengan demikian, jalur alternatif ini dapat dimanfaatkan saat arus mudik dan libur panjang.

Upaya Mengurai Kepadatan Lalu Lintas

"Informasinya jalan Tol Bocimi seksi 3 ini, agar segera fungsional untuk segera mengurai kepadatan arus lalu lintas nanti saat kegiatan lebaran," katanya. Pernyataan ini menegaskan bahwa fokus utama adalah mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di jalur arteri. Keberadaan akses tambahan diharapkan mempercepat distribusi kendaraan menuju Sukabumi dan sekitarnya.

Saat ini, Seksi 1 Ciawi-Cigombong dan Seksi 2 Cigombong-Cibadak sudah beroperasi secara normal. Kedua ruas tersebut telah memberikan manfaat nyata dalam memangkas waktu tempuh perjalanan. Sementara itu, Seksi 3 masih dalam tahap konstruksi intensif dan Seksi 4 Sukabumi Barat-Sukabumi Timur masih dalam tahap perencanaan.

Dengan pembukaan fungsional sebagian Seksi 3, jaringan tol Bocimi semakin mendekati konektivitas penuh. Pengguna jalan akan memperoleh alternatif yang lebih cepat dibanding jalur nasional biasa. Hal ini sangat penting terutama saat volume kendaraan melonjak drastis.

Manfaat Nyata Bagi Mobilitas dan Ekonomi

Kehadiran Tol Bocimi terbukti memangkas waktu tempuh secara signifikan. Perjalanan Jakarta-Sukabumi yang sebelumnya memakan waktu sekitar lima hingga sembilan jam kini dapat ditempuh hanya dalam satu setengah jam melalui Seksi 1 dan Seksi 2. 

Begitu pula perjalanan Cigombong-Cibadak yang biasanya memakan waktu satu setengah jam kini bisa ditempuh hanya dalam sepuluh hingga lima belas menit.

Efisiensi waktu tersebut berdampak besar pada aktivitas masyarakat dan pelaku usaha. Distribusi logistik menjadi lebih cepat dan biaya transportasi dapat ditekan. Kondisi ini berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Jawa Barat.

Secara keseluruhan, Tol Ciawi-Sukabumi berperan vital dalam mempercepat mobilitas masyarakat dan mengurangi kepadatan di jalur nasional. Infrastruktur ini juga memperlancar distribusi logistik hingga mendorong pengembangan wilayah. Dampaknya terasa tidak hanya bagi pengguna jalan, tetapi juga bagi sektor pariwisata dan investasi.

Rincian Seksi dan Harapan Masyarakat

Tol Bocimi sendiri terbagi ke dalam empat seksi utama dengan status berbeda. Seksi 1 Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 kilometer sudah beroperasi, dan Seksi 2 Cigombong-Cibadak sepanjang 11,05 kilometer juga telah digunakan masyarakat. 

Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat sepanjang 13,70 kilometer mencatat progres konstruksi 71,95 persen dengan pembebasan lahan 97 persen, sedangkan Seksi 4 Sukabumi Barat-Sukabumi Timur sepanjang 13,05 kilometer masih dalam tahap pembebasan lahan 10,37 persen.

Akses menuju berbagai destinasi unggulan seperti Kawasan Ekonomi Khusus Lido dan objek wisata di sepanjang koridor Ciawi-Sukabumi kini semakin terbuka. Infrastruktur ini diyakini akan memperkuat daya tarik investasi dan pariwisata daerah. Konektivitas yang lebih baik juga mendukung pemerataan pembangunan.

Dengan progres yang terus digenjot, masyarakat Sukabumi menanti rampungnya Seksi 3 sebagai solusi permanen kemacetan. Harapan besar disematkan pada proyek ini agar mampu menjadi penggerak baru roda perekonomian wilayah selatan Jawa Barat. Kehadiran tol yang terintegrasi penuh nantinya diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat luas.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index