Ekspansi SPKLU di Kalselteng Jadi Kunci Perluasan Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 25 Februari 2026 | 13:32:04 WIB
Ekspansi SPKLU di Kalselteng Jadi Kunci Perluasan Kendaraan Listrik Nasional

JAKARTA - Penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah PLN UID Kalselteng menunjukkan lonjakan signifikan sepanjang 2025. 

Penjualan energi listrik melalui SPKLU tercatat mencapai 238.936,19 kWh atau meningkat 565,31 persen secara year on year. Pertumbuhan ini menandakan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik di Kalsel dan Kalteng semakin tinggi.

“Lonjakan penjualan kWh hingga lebih dari 565 persen menunjukkan bahwa masyarakat Kalselteng semakin percaya dan nyaman menggunakan kendaraan listrik sebagai moda transportasi harian,” kata General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono. 

Ia menambahkan pertumbuhan transaksi menunjukkan bahwa infrastruktur SPKLU yang disiapkan PLN dimanfaatkan secara optimal. “Kami melihat tren ini sebagai momentum penting untuk memperluas jangkauan layanan SPKLU di titik strategis,” ujarnya.

Selain penjualan energi, jumlah transaksi pengisian daya kendaraan listrik juga meningkat pesat. Sepanjang 2025 tercatat 11.057 kali pemakaian SPKLU, atau naik 463,84 persen dibanding periode sebelumnya yang mencapai 9.096 kali transaksi. Data ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan dan kenyamanan masyarakat dalam beralih ke kendaraan listrik.

Peningkatan Infrastruktur dan Keandalan SPKLU

PLN UID Kalselteng menekankan pentingnya keandalan operasional seluruh SPKLU. Keandalan dan kemudahan akses menjadi prioritas agar pengguna kendaraan listrik dapat mengisi daya dengan aman dan nyaman. Langkah ini juga memastikan pertumbuhan pasar kendaraan listrik tidak terganggu oleh kendala teknis.

“Keandalan dan kemudahan akses menjadi prioritas kami, sehingga pengguna kendaraan listrik dapat melakukan pengisian daya dengan aman dan nyaman,” jelas Iwan. 

Ia menambahkan pemeliharaan dan evaluasi rutin dilakukan untuk menjaga kualitas layanan. Dengan begitu, pengguna tidak hanya mendapatkan akses mudah, tetapi juga pengalaman pengisian daya yang efektif dan cepat.

Seiring pertumbuhan pengguna, PLN juga menyiapkan tambahan unit SPKLU di titik-titik strategis. Penambahan unit dilakukan secara bertahap, selaras dengan meningkatnya permintaan. Hal ini diharapkan mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di Kalsel dan Kalteng.

Tren Minat Masyarakat Terhadap Kendaraan Listrik

Pertumbuhan transaksi menunjukkan masyarakat semakin percaya pada kendaraan listrik sebagai moda transportasi harian. Tingginya minat ini didorong oleh kemudahan akses SPKLU dan pengalaman pengisian daya yang aman. Tren positif ini menjadi indikator keberhasilan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di wilayah tersebut.

“Kami optimistis, dengan dukungan seluruh pihak, ekosistem kendaraan listrik di Kalselteng akan tumbuh semakin pesat dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan,” ungkap Iwan. 

Ia menambahkan masyarakat mulai mempertimbangkan kendaraan listrik bukan hanya dari sisi ramah lingkungan, tetapi juga efisiensi biaya operasional. Masyarakat menyadari bahwa SPKLU yang tersebar di lokasi strategis membuat kendaraan listrik semakin praktis digunakan.

Peningkatan minat masyarakat juga terlihat dari frekuensi penggunaan SPKLU yang terus meningkat setiap bulan. Data ini menjadi acuan bagi PLN dalam merencanakan ekspansi infrastruktur ke daerah yang membutuhkan. Dengan demikian, layanan pengisian daya listrik dapat menjangkau lebih banyak pengguna kendaraan listrik.

Kolaborasi dengan Pemerintah dan Pemangku Kepentingan

PLN UID Kalselteng terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya. Kerja sama ini diperlukan untuk memastikan pengembangan SPKLU berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi juga bertujuan memastikan ketersediaan listrik yang stabil dan berkelanjutan untuk kendaraan listrik.

“Dengan dukungan seluruh pihak, ekosistem kendaraan listrik akan tumbuh pesat,” kata Iwan. Ia menekankan koordinasi antara PLN, pemerintah daerah, dan berbagai pihak penting agar strategi pembangunan SPKLU berjalan efektif. 

Kolaborasi ini juga termasuk penentuan lokasi baru, perencanaan distribusi energi, serta penyusunan standar pelayanan pengguna SPKLU.

Selain itu, pemerintah daerah mendukung penggunaan energi ramah lingkungan melalui program insentif dan sosialisasi kendaraan listrik. Dukungan ini membuat masyarakat lebih termotivasi untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke listrik. Hasilnya, pertumbuhan SPKLU dan adopsi kendaraan listrik menjadi lebih cepat dan berkelanjutan.

Dukungan Terhadap Transisi Energi dan Lingkungan

Peningkatan penggunaan SPKLU merupakan bagian dari dukungan PLN terhadap program transisi energi nasional. Transisi ini bertujuan mengurangi emisi karbon dan mendukung energi bersih di Kalsel dan Kalteng. Infrastruktur SPKLU yang memadai menjadi kunci untuk mendorong masyarakat menggunakan kendaraan listrik secara lebih luas.

“Kami optimistis, ekosistem kendaraan listrik akan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan,” ujar Iwan. Ia menambahkan pemanfaatan energi listrik lebih ramah lingkungan berdampak positif bagi kualitas udara dan pengurangan polusi. Masyarakat kini memiliki opsi transportasi yang lebih bersih, efisien, dan modern, sejalan dengan program transisi energi.

PLN UID Kalselteng menegaskan komitmennya menghadirkan infrastruktur kelistrikan adaptif terhadap teknologi dan kebutuhan masyarakat. 

Pengembangan SPKLU dilakukan secara terencana dan terukur untuk mendukung pertumbuhan kendaraan listrik. Dengan dukungan seluruh pihak, layanan pengisian kendaraan listrik di Kalsel dan Kalteng diyakini akan terus meningkat, aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Terkini